Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) apresiasi Pelaksana Program MBG yang sukses mengawal dan melaksanakan program ini di lapangan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, secara langsung menyampaikan apresiasi ini di Jakarta, Selasa (9/12). Ia menilai kerja keras Pemerintah Daerah, sekolah, hingga mitra strategis telah berhasil menciptakan dampak positif yang nyata bagi para siswa. Atip berharap penghargaan ini menjadi energi baru untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan gizi di Indonesia.
Salah satu penerima penghargaan kategori inisiator dari Pemerintah Daerah adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo. Rusli Nusi selaku Kepala Dinas mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada kolaborasi lintas sektor. Gubernur memimpin langsung satuan tugas yang melibatkan berbagai dinas terkait untuk mengatasi tantangan data dan geografis. Berkat sinergi ini, program MBG tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi juga berhasil menjangkau anak-anak di pelosok yang membutuhkan perbaikan gizi.
Di tingkat sekolah, SMPN 1 Kota Medan tampil sebagai juara kategori Pionir Revitalisasi Tim Pelaksana UKS. Kepala Sekolah Lisnawati Susman menceritakan bahwa program ini sangat efektif mengajarkan budaya antre, saling menghargai, dan disiplin waktu makan. Bahkan, program ini membawa manfaat besar saat banjir melanda Sumatra Utara, di mana tim sekolah tetap mengantarkan makanan bergizi ke tenda pengungsian siswa. Hal ini membuktikan bahwa MBG mampu merevitalisasi peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai motor penggerak karakter siswa.
Selain Gorontalo dan Medan, Kemendikdasmen juga memberikan penghargaan kepada banyak instansi lain yang berprestasi. Untuk kategori Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh dan Kabupaten Bantul turut meraih apresiasi. Sementara itu, berbagai Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) seperti BPMP Sumatra Selatan, Jawa Barat, hingga Papua juga mendapatkan penghargaan atas peran mereka sebagai transformator dan pengelola data yang handal. Mitra strategis seperti Unicef dan Biofarma pun tak luput dari apresiasi pemerintah.
Ajang penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjadikan Program MBG sebagai gerakan masif. Para pemenang yang terdiri dari sekolah, UPT, hingga mitra swasta telah membuktikan bahwa tantangan lapangan bisa teratasi lewat inovasi dan kepedulian. Ke depannya, kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut agar setiap piring makanan yang diterima siswa tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.





